Friday, October 07, 2005

Stupid Little Mistake

Little but still, stupid.

Gue lupa mengeset tanggalan di jam gue kalo september itu cuma sampe tanggal 30. Jadilah hamba yang sedang ditodong moncong deadline ini seperti mengalami hari yang sedikit lambat. Maksudnya, tanggal 7 gue masih anggap tanggal 6. Dan gue dengan santainya berpikir kalo deadline novel yang tanggal 10 itu masih 4 hari lagi. Stupid.

Pantes kok rasanya masih bisa dibawa enak semingguan ini. Kayak yang berasa pelan jalannya hari. Ternyata memang benar, waktu sebenarnya bukan cuma hitungan angka. Waktu adalah feeling. Mulur-mungkret kata konsep waktu orang Jawa. Jauh sebelum Einstein, kuantum dan keajaiban sains lainnya.

Rasa terhadap waktu itu juga yang membuat gue pada awalnya masih merasa kalo nikahan Januari itu masih jauh. Seperti yang gue tulis sebelum ini. Dan ternyata bukan 4 bulan tapi 3 bulan lagi. Stupid.

Mungkin masih ada defensif dari dalam diri gue. Ketakutan-ketakutan kecil untuk mengakui kalo gue sebenernya udah mau nikah. Gue sebenernya sebentar lagi bakal punya novel.

And that's a mistake right? Being defensive for nothing. Little but still, stupid.

nb: biasa Ed, biasa... nervous is the answer for that defensive mechanism... for the stupidity... :)

2 Comments:

Blogger rgsn24 said...

ah... this post answer all my questions :)

tenang aja pi... aku juga sama gugupnya kok :D

10:06 PM  
Blogger soleh said...

kayaknya, kalian bakal lebih gugup lagi deh. pas malam pertama. ketika salah satu momen yang kalian nantikan dalam hidup tiba. hehehe.

1:39 PM  

Post a Comment

Subscribe to Post Comments [Atom]

<< Home